Landasan pemikiran utama pendirian Repositori Ilmiah Studi Syiah di Indonesia bertumpu pada kesadaran bahwa pengetahuan bukan sekadar hasil akhir penelitian, melainkan amanah intelektual yang harus dikelola, dilestarikan, dan dibagikan secara bertanggung jawab. Repositori ini dirancang tidak hanya sebagai bank data digital, tetapi sebagai ruang epistemik yang mengintegrasikan riset akademik, dokumentasi pengetahuan komunitas, serta refleksi intelektual kritis tentang pengalaman sosial, budaya, politik, dan keagamaan komunitas Ahlul Bait di Indonesia. Dengan pendekatan ini, repositori diharapkan mampu memperkuat posisi studi Syiah sebagai bidang kajian yang sahih secara akademik dan relevan secara sosial.
Urgensi pembentukan repositori ini juga berkaitan erat dengan kebutuhan untuk menghadirkan rujukan ilmiah yang adil dan proporsional dalam konteks kebangsaan Indonesia yang majemuk. Sebagai bagian dari realitas keislaman Indonesia, komunitas Ahlul Bait memiliki sejarah, dinamika sosial, serta kontribusi kultural yang tidak dapat dilepaskan dari narasi besar keindonesiaan. Repositori ilmiah menjadi instrumen strategis untuk memastikan bahwa pengalaman dan pengetahuan tersebut terdokumentasi secara sistematis, sehingga dapat diakses dan dipelajari oleh peneliti, mahasiswa, pembuat kebijakan, dan publik luas tanpa terjebak pada stigma dan simplifikasi. Bagi Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia, khususnya Departemen Penelitian dan Pengembangan, Program Repositori Ilmiah Studi Syiah di Indonesia merupakan bagian integral dari agenda keilmuan dan penguatan kelembagaan. Repositori ini berfungsi sebagai fondasi data dan pengetahuan bagi perencanaan riset, pengembangan kebijakan organisasi, serta penguatan advokasi berbasis bukti. Keberadaannya memungkinkan konsolidasi hasil-hasil riset internal ABI dengan kajian akademik eksternal, sehingga tercipta ekosistem pengetahuan yang saling terhubung dan berkelanjutan.
Contact Information
Any correspondence concerning this specific repository should be sent to [email protected]